MENIT PERTAMA

BERBAGI BERITA TERPOPULER, AKTUAL, INDEPENDEN DAN BERIMBANG

Duduk Bersama, PUPR – Pemkab Talaud Bahas ‘Pengembangan Kota Kecil di Pulau Terluar

3 min read

IBC, TALAUD – Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), menggelar Rapat Koordinasi Penyusunan Masterplan, Development Plan Pra Studi Kelayakan dan Pra Desain Kota Kecil Melonguane di Provinsi Sulawesi Utara, bertempat di Aula Bapelitbang, Kamis (16/5/2019).

Rakor yang berlangsung selama kurang lebih 5 jam tersebut, dalam rangka merencanakan Pengembangan Pulau-Pulau Kecil Terluar (PPKT) di Kabupaten Kepulauan Talaud berbasis pengembangan wilayah yang berkelanjutan, sesuai dengan potensi sumber daya alam dan kebutuhan pengembangan kawasan yang terintegrasi dengan kota-kota outlet sekitarnya.

“Rakor ini dalam rangka memberikan dukungan infrastuktur PUPR yang terpadu dengan infrastruktur strategis lainnya (non-PUPR) dalam rangka meningkatkan fungsi PPKT sehingga secara umum memperkuat sistem dan dapat menjadi stimulun bagi desa-desa berkembang dan tertinggal di sekitarnya.” tutur Rudy Siahaan, selaku Kepala Bidang Pengembangan Infrastruktur Kota Kecil dan Pedesaan, Kementerian PUPR.

Tujuan lainnya, kata Siahaan, adalah menyusun masterplan, development plan, serta program tahunan pengembangan infrastruktur PUPR dan infrastruktur strategis lainnya (non-PUPR) di PPKT yang terpadu.

“Penyusunan masterplan, program tahunan pengembangan infrastruktur antar sektor, antar wilayah, dan antar tingkat pemerintahan harus berdasarkan kebutuhan jangka panjang (10 tahun), jangkah menengah (5 tahun), dan jangka pendek (1 tahun). Menyusun pra desain kawasan prioritas di PPKT, dan menyusun pra studi kelayakan jaringan infrastruktur PUPR di PPKT,” paparnya.

Pemkab Kepulauan Talaud, melalui Asisten II Ekonomi dan Pembangunan, Tony Gagola, memberikan mengapresi atas perencanaan program tersebut, serta mendorong semua elemen atau stakeholder agar dapat memberikan masukkan pemikiran kepada PUPR guna perkembangan daerah kedepannya.

“Atas nama Pemerintah, kami sangat mendukung dan mengapresiasi. Serta berharap tujuan yang baik ini, segera di respon oleh semua jajaran Pemkab Talaud. Tujuanya untuk kebaikan daerah kita kedepannya,” kata Gagola.

Rakor Pembahasan Pengembangan Kota Kecil Di Pulau Terluar dihadiri unsur Forkopimda, Pejabat Eselon III dan IV dilingkup Pemkab Talaud, dan berbagai delegasi dari PUPR dan Bapedda Provinsi Sulawesi Utara, Kamis (16/5/2019). Photo: MT/Indonesia Berita

Adapun Pengembangan Kota Kecil di Pulau Terluar ini berdasarkan Peraturan Presiden No. 88 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Pulau Sulawesi, UU No. 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, Perda Kabupaten Kepulauan Talaud No. 1 Tahun 2014 tentang RTRW Kabupaten Kepulauan Talaud Tahun 2014-2034, Perpres 78 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Pulau-Pulau Kecil Terluar, PP. No. 62 Tahun 2010 tentang Pemanfaatan Pulau-Pulau Kecil Terluar, dan aturan-aturan lainnya.

Serta berdasarkan tinjauan kebijakan,
Rencana Pembangunan Jangkah Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, RTR Pulau Sulawesi, RTR Kawasan Perbatasan Negara di Provinsi Sulawesi Utara, RTRWP Sulawesi Utara, dan RTRW Kabupaten Kepulauan Talaud.

Rakor tersebut turut dihadiri, Konsultan PT. Satwindu Utama Andry Krisnaldi sebagai Tim Leader Penyusunan Masterplan (Tenaga Ahli Perencanaan Wilayah dan Kota) bersama tim, para Kasubbid dan Staf Kementerian PUPR, Delagasi Bappeda Provinsi Sulut Tonny Senduk serta perpanjangan tangan dari Kementerian PUPR di Provinsi Sulawesi Utara yakni BWS, BPJN, SNVT, dan BPPW, para Pejabat Eselon III dan IV dilingkup Pemkab Talaud, Danlanal Melonguane Letkol (Mar) Augustinus Purba, dan Kepala Staf Kodim 1312/Talaud Mayor (Inf) Sigfried W. Panaha.

Editor : YES

ARTIKEL INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA INDONESIA BERITA

Tinggalkan Balasan

BERITA TERBARU