MENIT PERTAMA

BERBAGI BERITA TERPOPULER, AKTUAL, INDEPENDEN DAN BERIMBANG

Gara-Gara Ini, Anda Tidak Jadi Lebih Sehat Setelah Ramadan

2 min read

Liputan6.com, Jakarta Mudah sekali bagi kita untuk melampaui konsumsi gula, garam, dan lemak dari batasan harian selama Ramadan.

Puasa selama satu bulan yang seharusnya bisa bikin kita lebih sehat, malah jadi sebaliknya lantaran makanan yang disantap saat berbuka dan sahur tidak terkontrol.

Head of Nutrifood Research Center, Astri Kurniati, S.T., M.App.Sc., menjelaskan bahwa batasan gula sehari-hari tak lebih dari 12 sendok teh (sekitar 50 gram), garam hanya satu sendok teh (lima gram), dan lemak sebanyak lima sendok makan (67 gram).

“Ini batasan hariannya. Batasan ini enggak berubah, mau bulan Ramadan atau tidak, batasannya tetap sama,” kata Astri belum lama ini.

Namun, yang terjadi malah bisa dua kali lipat dari ketentuan tersebut. Misal, di luar sana, ada orang yang sanggup berbuka dengan segelas es cendol plus satu atau dua buah donat.

Setelah salat Magrib, dia melanjutkannya dengan menyantap makanan tinggi garam. Dan, setelah tarawih menjadikan martabak sebagai camilan sebelum tidur.

“Takaran gula di es cendol saja sudah enam sendok teh, satu potong martabak tiga sendok teh. Belum lagi dia minum es manis yang takarannya bisa lebih besar dari itu. Bayangkan, berapa banyak takaran gula yang masuk hanya di waktu berbuka saja?” kata Astri.

ARTIKEL INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA LIPUTAN 6

Tinggalkan Balasan

BERITA TERBARU