MENIT PERTAMA

BERBAGI BERITA TERPOPULER, AKTUAL, INDEPENDEN DAN BERIMBANG

Terduga Teroris di Cibinong: Aktif Ikut Pengajian dan Dikenal Tertutup

2 min read

BOGOR – Keluarga terduga teroris mengaku syok dengan penangkapan E alias AR (51) oleh Densus 88 Antiteror Mabes Polri di Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Keponakan E, Heri Anwar mengaku tidak menyangka pamannya tersebut diduga terlibat dalam jaringan terorisme. Pasalnya selama ini dia aktif pengajian dan aktivitasnya sehari-harinya sebagai tukang parkir.

“Keluarga syok. Kaget tiba-tiba ada penangkapan ini tadi sore pas dia mau berangkat markir,” kata Heri, kepada wartawan, Jumat (17/5/2019) malam.

Lebih jauh Heri mengatakan, E tinggal bersama istri dan lima anaknya. Dalam kesehariannya, dia memang dikenal sebagai pribadi yang tertutup oleh warga.

“Dia tinggal sama istri barunya, soalnya istri pertama meninggal. Yang saya tahu orangnya tertutup, paling keluar kalau ada pengajian saja. Kalau di rumahnya kadang ada tamu tapi saya tidak kenal,” ungkap Heri.

Ilustrasi.

Ketua RT 02, Tatang memberikan keterangan serupa, E dalam kesehariannya disebutnya tertutup dan jarang bergaul dengan tetangga sekitar. “Dia jarang ngobrol lama dengan warga, paling kalau ketemu atau ngobrol pas dia lagi jaga parkir aja. Selepas itu enggak pernah ngumpul sama warga,” kata Tatang, Jumat.

Tatang pun tidak menyangka pria yang berprofesi juru parkir di Simpang Bintang Mas itu ditangkap Tim Densus 88 karena diduga terlibat jaringan terorisme. “Saya kaget, lagi kerja dipanggil disuruh jadi saksi polisi pas geledah rumahnya. Dua minggu lalu memang ada katanya dari Mabes datang, nanya soal dia tapi bilangnya kasus narkoba,” ujarnya.

Saat penggeledahan, Tatang melihat sejumlah barang bukti yang dibawa polisi dari dalam rumahnya mulai dari bahan kimia, paku dan buku-buku tentang jihad.

“Kebetulan saya emang disuruh masuk sebagai RT. Ini barang-barangnya ada buku-buku, ada cairan-cairan bahan kimia sama paku juga ada. Semua enggak nyangka lihat anak-anaknya baik,” ujarnya.

Tim Densus 88 menangkap E pada Jumat 17 Mei 2019 sore. Dari dalam rumah juru parkir itu, polisi juga turut mengamankan beberapa barang bukti, di antaranya bahan peledak kimia, beberapa panci, paku, rangkaian detonator, senjata tajam dan buku-buku jihad.

(qlh)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

ARTIKEL INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITANEWS – OKEZONE

Tinggalkan Balasan

BERITA TERBARU