MENIT PERTAMA

BERBAGI BERITA TERPOPULER, AKTUAL, INDEPENDEN DAN BERIMBANG

Teroris JAD Berencana Ledakkan Bom di Kerumunan Massa 22 Mei

2 min read

POJOKSATU.id, BOGOR – Terduga teroris JAD (Jamaah Ansharut Daulah), Endang alias Abu Rafi alias Pak Jenggot ditangkap Tim Densus 88 Antiteror di kediamannya, RT 02/03, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jumat (17/5/2019) sekitar pukul 15.30 WIB.

Penangkapan pria kelahiran Bogor, 9 Juni 1968 ini merupakan hasil pengembanga dari teoris JAD, Tedjo Hadi Broto yang ditangkap di Pemalang, Jawa Tengah pada Sabtu, 13 April 2019.

Tedjo dan Pak Jenggot ini pernah melakukan i’dad atau pelatihan fisik dan bela diri di Gunung Ciremai Cirebon pada Maret 2019 lalu. Pak Jenggot pun memiliki kemampuan untuk membuat bahan peledak.

Kapolres Bogor, AKBP Andi M Dicky menerangkan, saat dilakukan penggeledahan sekitar pukul 15.30 WIB, ditemukan beberapa bahan baku, serta bahan jadi peledak seperti Triaseton Triperoksida (TATP) dan Nitrogliserin serta bahan-bahan kimia untuk merakit bom.

“Ditemukan juga rangkaian detonator dan senjata tajam, beberapa panci, paku-paku termasuk buku pembuatan bom dan buku doktrin jihadi di lokasi,” ujar Andi M Dicky, Jumat (17/5).

Penangkapan dan penggeledahan hingga olah TKP, kata Dicky, dilakukan langsung Tim Densus 88 Mabes Polri dan olah TKP dilakukan Jibon dari Gegana Korps Brimob.

“Selesai olah TKP magrib tadi, (terduga dan barang bukti) langsung dibawa untuk dilakukan pemeriksaan. Hasil pemeriksaan sementara diduga dia itu jaringan ISIS Indonesia,” kata Dicky.

Berencana Ledakkan Bom di Kerumunan Massa 22 Mei

Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal di Mabes Polri mengatakan, Densus 88 telah 29 terduga teroris JAD selama Mei 2019. Teroris JAD ini berencana melakukan serangan bom pada 22 Mei 2019.

Menurut Iqbal, 18 terduga teroris ditangkap di Jakarta, Bekasi, Karawang, Tegal, Nganjuk, dan Bitung di Sulawesi Selatan.

Dikatakan Iqbal, 11 terduga teroris lainnya ditangkap di sejumlah lokasi di Pulau Jawa. Dari jumlah itu, 9 di antaranya masih aktif sebagai anggota JAD.

Iqbal para terduga teroris JAD masih menyembunyikan buron terduga teroris di Lampung yang berencana melakukan serangan bom pada 22 Mei, bertepatan dengan batas akhir rekapitulasi Pemilu 2019 oleh KPU.

“Merencanakan aksi amaliah atau aksi teror dengan menyerang kerumunan massa pada tanggal 22 Mei dengan menggunakan bom,” kata Iqbal di Mabes Polri, Jumat (17/5/2019).

Dari 18 terduga teroris yang ditangkap itu, polisi menyita 5 bom rakitan, 4 pisau lempar, dan 2 busur panah.

Iqbal menyebut kelompok ini menolak sistem demokrasi karena tidak sesuai dengan paham mereka.

(cek/pojokbogor)

ARTIKEL INI TELAH TAYANG DI SITUS BERITA POJOK SATU

Tinggalkan Balasan

BERITA TERBARU