3 Cara Mengecilkan Ukuran Video Dengan Mudah

menitpertama.id – Video merupakan salah satu jenis file yang memiliki ukuran besar dibandingkan dengan yang lain. Sebuah video dapat berukuran hingga beberapa GB tergantung pada kualitas dan panjangnya.

Dengan munculnya masalah ini, banyak orang mencari cara untuk memperkecil ukuran video tanpa mengurangi kualitasnya.

Perlu diketahui bahwa file video memiliki banyak format mulai dari mp4, mkv, flv, 3gp, dll. Masing-masing format ini memiliki kelebihan dan kekurangan.

Ada yang ukuran besar dengan kualitas bagus, ada yang ukuran kecil tapi kualitasnya jelek, ada juga yang ukuran kecil tapi kualitasnya masih sangat bagus.

Jadi format video mana yang memiliki kualitas terbaik tetapi ukurannya kecil? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, simak penjelasan berikut ini.

Cara Mengecilkan Ukuran Video Dengan Mudah

Cara Mengecilkan Ukuran Video

Sebelum kita mempelajari cara memotong video tanpa mengurangi kualitas. Pertama-tama kita harus mempelajari dan mengetahui hal-hal apa saja yang menentukan kualitas dan ukuran video.

Tanpa mengetahui hal ini, akan sulit bagi kita untuk bisa mengecilkan ukuran video tanpa mengurangi kualitasnya.

Secara umum, ada 4 hal yang bisa dikatakan untuk menentukan kualitas dan ukuran video.

Saya akan menjelaskannya satu persatu, jadi mohon dibaca dan dipahami agar bisa mengikuti tutorial selanjutnya tanpa mengalami kesulitan. Ini adalah faktor-faktor yang mempengaruhi ukuran dan kualitas video.

Ukuran bingkai dan rasio aspek

Ukuran bingkai adalah ukuran lebar dan tinggi video dalam piksel, sedangkan rasio aspek adalah rasio lebar dan tinggi.

Misalnya, video dengan lebar 150 piksel dan tinggi 100 piksel, maka ukuran frame video adalah 150 kali 100. Aspek rasionya adalah 3:2, yang merupakan hasil perbandingan 150:100 ( diperkecil).

 

Dalam video, ukuran frame akan menentukan ketajaman (jumlah piksel).

Ukuran frame ini sering disebut sebagai resolusi. Sedangkan aspek rasio bertujuan untuk memastikan video tetap proporsional meski diputar di perangkat dengan lebar berbeda.

Bingkai per detik

Video sebenarnya adalah kumpulan gambar yang ditampilkan secara berurutan. Nah, frame rate adalah jumlah gambar yang ditampilkan per detik.

Frame rate berisi satuan frame per detik (frame per second), semakin tinggi jumlah frame per detik, semakin halus video dan sebaliknya.

Secara umum ada 5 jenis ban yang banyak digunakan yaitu ban 24, 25, 30, 50 dan 60. Mana yang lebih baik? Untuk standar Asia 25fps, sedangkan untuk AS 30fps, jadi sesuaikan.

c pengkodean

Codec adalah singkatan dari Codec-Decoder atau Compressor-Decompressor. Anda dapat mengatakan bahwa ini adalah inti dari video, yang tanpanya tidak mungkin untuk menyimpan video di media digital.

Codec ini sangat penting karena menentukan ukuran file, bitrate, dan kompatibilitas dengan pemutar media yang berbeda. Bisa dibilang codec ukuran paling populer dan termurah adalah H.264 dan H.265.

Kecepatan bit

Ini adalah kecepatan data video saat diputar, ini akan menentukan apakah video dapat diputar secara real time. Misalnya, ketika Anda menonton video YouTube, Anda pasti pernah mencoba caching, bukan?

Nah, ini karena koneksi internet kita lebih rendah dari bitrate video yang kita tonton. Oleh karena itu, kecepatan Internet tidak dapat mengikuti bit rate yang tinggi.

Karena tidak mungkin kita bisa menonton video 4K di YouTube hanya menggunakan koneksi 3G tanpa mendapatkan buffering.

Semakin tinggi resolusi video, semakin tinggi bitrate. Misalnya, untuk memutar video 4K, Anda memerlukan kecepatan koneksi Internet minimal 25 Mbps.

Sekarang kita sampai pada tutorial yang sudah lama ditunggu-tunggu. Sekarang setelah Anda mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi ukuran dan kualitas video, saatnya untuk menerapkannya.

Sumber: ppklkemenkop.id