Status Sosial : Pengertian, Jenis, Fungsi, Peran, Kelas

Definisi status sosial

status-sosial

Status sosial atau juga kedudukan sosial adalah salah satu tempat atau kedudukan seseorang dalam suatu kelompok sosial atau masyarakat dalam kaitannya dengan keberadaan orang lain di lingkungannya. Konsep status sosial yang digunakan oleh para ahli dijelaskan lebih detail di bawah ini:

Definisi status sosial menurut para ahli

Mayor Polak (1979)

Menurut dia. Status dimaknai sebagai kedudukan sosial seseorang dalam suatu kelompok dan dalam masyarakat. Status sosial ini memberikan bentuk dan pola pada interaksi sosial.

Ralph Linton

Status sosial adalah seperangkat hak dan juga kewajiban yang dimiliki seseorang dalam masyarakat. Pemilik dengan status sosial yang tinggi juga akan memiliki status yang lebih tinggi dalam struktur masyarakat dibandingkan dengan pemilik dengan status sosial yang rendah.

Soerjono Soekanto

Status sosial adalah suatu tempat dimana seseorang berhubungan dengan orang lain dalam masyarakat pada umumnya baik dari segi lingkungan sosial, gengsi, serta hak dan kewajiban.

Evaluasi status sosial

Status sosial atau kedudukan sosial juga dibentuk dari lingkungan sosial, hak, tugas dan prestasi. Seseorang dapat menempati beberapa posisi sosial dalam suatu masyarakat karena mereka berpartisipasi dalam pola kehidupan yang berbeda. Contohnya adalah posisi pemuda bernama Berry dari desa Sukajaya Tanah sebagai ketua karang taruna atau murid teladan di tingkat provinsi, serta calon sarjana teknik atau calon suami Nita dari desa tetangga. .

Jenis status sosial

Jenisnya meliputi:

  1. Status yang digariskan (ascribed status) adalah status yang diperoleh secara alamiah atau otomatis sejak orang tersebut dilahirkan. Contohnya adalah: Anak bangsawan sejak lahir diberi gelar bangsawan, jenis kelamin, kasta dalam masyarakat Hindu dan sebagainya.
  2. Status yang dicapai adalah status yang dicapai melalui usaha atau perjuangan diri yang disengaja. Setiap individu memiliki peluang untuk menduduki status ini selama memenuhi persyaratan tertentu. Contohnya seperti: gelar sarjana, gubernur, walikota, dll.
  3. Status yang ditetapkan adalah status yang diberikan kepada seseorang yang telah melayani komunitas. Contohnya adalah: gelar pahlawan, gelar murid teladan, penerima Kalpataru, dan sebagainya.

Definisi peran sosial

Peran sosial (social role) adalah sekumpulan harapan, serta perilaku yang berkaitan dengan status sosial. Peran sosial adalah pelaksanaan hak dan kewajiban seseorang sesuai dengan status sosialnya.

Menurut Soerjono Soekanto (1981) peran sosial ini adalah perilaku orang-orang yang menempati posisi tertentu. Dalam peran yang terkait dengan pekerjaan, seseorang diharapkan dapat memenuhi kewajibannya terkait dengan peran yang juga mereka mainkan.

Fungsi peran sosial

Peran sosial ini memiliki beberapa fungsi bagi setiap individu, diantaranya sebagai berikut:

  • Dapat menjaga kelangsungan tatanan masyarakat, seperti peran bapak atau ibu.
  • Dapat membantu orang lain yang tidak kalah berkecukupan di masyarakat. Tindakan orang-orang ini membutuhkan pengorbanan seperti peran dokter, perawat, pekerja sosial dan sebagainya.
  • Misalnya sebagai sarana realisasi diri, laki-laki adalah suami atau ayah, perempuan adalah istri atau ibu, musisi dengan pekerjaannya, dan sebagainya.

Definisi kelas sosial

Kelas sosial adalah sekelompok orang yang menempati kelas sosial menurut kriteria ekonomi. Menurut Barger, kelas sosial adalah stratifikasi sosial setelah ekonomi. Perekonomian dalam hal ini cukup luas, termasuk pendidikan dan pekerjaan, karena pendidikan, dan juga pekerjaan seseorang saat ini, sangat mempengaruhi kekayaan atau perekonomian individu tersebut.

Kelas sosial ini mengacu pada perbedaan atau tingkatan hierarkis antar individu dalam masyarakat. Definisi kelas sosial ini bisa berbeda-beda di setiap zaman dan masyarakat. Namun secara umum kelas sosial ini ditentukan oleh tingkat pendapatan, pendidikan dan juga kekuasaan. Contohnya seperti: kelas atas (orang kaya), berpendidikan tinggi.

Sumber :